Post Pic

Bounce Rate pada website traffic analisis

Untuk para pengelola suatu web mungkin sudah tidak asing lagi dengan tools-tools yang sering dipakai untuk menunjang pekerjaannya, seperti google analytics, google webmaster, yahoo siteexplorer, etc. Nah, khusus postingan weekend kali ini saya akan coba membahas istilah yang ada pada salah satu tools tersebut, yaitu pada google analytics.

Google Analytics seperti kita ketahui adalah salah satu tools gratis dan juga sangat powefull untuk menganalisa “lalu lintas” yang terjadi pada website kita, dimana terdapat fitur-fitur yang memudahkan kita dalam mengetahui seberapa banyak dan seberapa sering situs kita dikunjungi, dan tentunya banyak lagi.
Lalu, pada google analytics itu sendiri banyak sekali istilah, diantaranya Bounce Rate.
Selanjutnya, Apa itu Bounce Rate?

Bounce Rate merupakan persentase dari pengunjung yang “meloncat” atau beralih ke situs lain setelah pengunjung itu datang ke situs kita.

Terus bagaimana cara menghitungnya?
Saya kutip dari wikipedia,

Bounce Rate = Total Number of Visits Viewing One Page / Total Number of Visits

Jadi, dihitung berdasarkan jumlah kunjungan terhadap satu halaman dibagi dengan jumlah seluruh kunjungan.
Contoh, bilamana kita mempunya total jumlah kunjungan pada website kita 100 dan jumlah kunjungan pada salah satu halaman pada web kita 20, maka bounce rate yang didapatkan adalah 20/100 = 0,2 = 20%

Hal ini mengindikasikan bahwa dengan bounce rate yang rendah para pengunjung kita tertarik dengan isi website kita dan terus menulusri web kita lebih dalam. Sedangkan bila bounce rate tinggi itu tandanya website anda tidak diminati dan pengunjung memilih keluar dari website anda. :D

Menurut Avanish kaushik, seorang ahli di google analytics mengungkapkan :

As a benchmark from my own personal experience over the years it is hard to get a bounce rate under 20%. Anything over 35% is a cause for concern and anything above 50% is worrying…

Tapi tambahan juga, untuk tipe website seperti blog mempunyai bounce rate 50% juga itu sudah normal. :)

Sebenarnya apa yang membuat Bounce Rate website kita tinggi?

  • Mengklik link yang menuju halaman website lain.
  • Menutup tab/window browser
  • Mengetikkan alamat URL baru
  • Mengklik Tombol Back
  • Sessionnya Habis

Sekarang bagaimana caranya membuat Bounce Rate dan Page View kita bagus?
Sebenarnya, hal ini sangat luas dan spesifik karena tiap-tiap website mempunyai goal dan kepentingan yang berbeda. Sehingga disini akan dipaparkan hal-hal dasarnya saja. Inti dari caranya sebenarnya adalah memeperhatikan “apa yang dilihat pengunjung kita“.
Mari berasumsi bahwa situs kita tidak dikenal dan pengunjung tidak tahu akan website kita, dalam keadaan tersebut kita harus bisa mengoptimalkan halaman website kita diantaranya dengan navigasi yang mudah diakses, lalu memberikan link yang tentunya berkolerasi dengan konten kita, dll. Baiklah, disini ada sedikit ilustrasi :

Komentar

related

related

Bebrapa point yang bisa kita simpulkan :

  • Link terhadap konten yang sering dibaca
  • Link terhadap konten yang terkait/satu kategori
  • Link terhadap konten yang masih ada diwebsite kita
  • Link terhadap media komentar

Dan, dari kesemuanya itu merupakan cara-cara simpel agar pengunjung betah dan tidak berpaling terhadap website lainnya. :D Terakhir, memperhatikan Bounce Rate sangatlah penting dan merupakan hal yang harus dilakukan dalam proses pengembangan suatu website.

hey, budayakan berkomentar dan berbagi. :D dan apabila berkenan, silahkan kunjungi sponsor kami dibawah…

Artikel Terkait:

  1. SparxUp Award 2010: Hidup start up Indonesia!!
  2. Menambahkan Facebook Social Plugins pada Halaman Web
  3. Di Balik Layar Suatu Website
  4. Menambahkan “Google Calendar” di Website Pribadi Anda

Leave Your Response

* Name, Email, Comment are Required

Tag Cloud